• Jelajahi

    Copyright © kinian
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    NamaLabel

    Perketat Pengawasan BBM Subsidi, Pertamina Ambil Alih SPBU Nakal

    Kinian.id
    September 11, 2026, September 11, 2026 WIB Last Updated 2026-09-11T22:16:02Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Bekasi - Kinian.id |  SPBU nakal berhati-hatilah. Pertamina akan mengambil alih operasional SPBU yang melakukan pelanggaran, salah satunya penyimpangan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi.


    “Akan kami ambil alih dengan melakukan kerja sama, sehingga SPBU itu under operation dari Pertamina, dan pengawasannya dari Pertamina,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun kepada pers, di sela acara temu media  Kamis (10/9/2026).


    Perketat Pengawasan BBM Subsidi, Pertamina Ambil Alih SPBU, Perketat Pengawasan BBM Subsidi, Pertamina Ambil Alih SPBU Nakal


    Ilustrasi Pertamina akan mengambil alih operasional SPBU yang melakukan pelanggaran, salah satunya penyimpangan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi.


    Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) nakal berhati-hatilah. Pertamina akan mengambil alih operasional SPBU yang melakukan pelanggaran, salah satunya penyimpangan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi.


    “Akan kami ambil alih dengan melakukan kerja sama, sehingga SPBU itu under operation dari Pertamina, dan pengawasannya dari Pertamin, sela acara temu media  Kamis (10/9/2026).


    Langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan, penertiban, dan pembinaan oleh Pertamina terhadap SPBU yang menyalurkan BBM bersubsidi.


    Beberapa penyalur yang menerima sanksi berupa penutupan, diambil alih oleh Pertamina menggunakan skema kerja sama operasi (KSO). Dengan demikian, masyarakat tidak akan kekurangan lembaga penyalur. Karena tidak ada pengurangan SPBU, sehingga skema tersebut diyakini dapat meningkatkan kualitas distribusi sebab berada di bawah pengawasan Pertamina.


    (Redaksi)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    PEMERINTAH

    +